RSUD ENDE

ABSTRAK

Rumah Sakit Umum Daerah Ende adalah satu-satunya rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Ende dengan lokasi di Jalan Prof. W.Z. Yohanes yang berbatasan dengan Sebelah Utara Jalan Sam Ratulangi, sebelah Timur pemukiman penduduk, sebelah Selatan Jalan Prof W.Z. Yohanes dan sebelah Barat dengan pemukiman penduduk. Alokasi tempat tidur yang disediakan adalah 145 tempat tidur. Dan pada tahun 2021 ditingkatkan jumlah tempat tidurnya karena terjadi Pandemi Covid-19. Untuk bulan Januari-Mei 178 TT, Bulan Juni 190 TT dan Bulan Juli-Desember 194 TT . Fasilitas pelayanan lainnya yang ada pada RSUD Ende yaitu Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat, Ruang Bersalin, Instalasi Bedah Sentral, Unit Penunjang Medis Dan Penunjang Non Medis. Instalasi Rawat Jalan Terdiri Dari Poli Penyakit Dalam, Poli Bedah, Poli Kandungan, Poli Anak, Poli Mata, Poli Gigi dan Fisioterapi. Klinik VCT, Poli Tumbuh Kembang Anak, Ruang Konsultasi Gizi Dan Pojok Laktasi. Unit Penunjang Medis terdiri Dari Farmasi, Radiologi, Laboratorium, Bank Darah (BDRS), Elektromedis Dan Fisioterapi, sedangkan Unit Penunjang Non Medis terdiri Instalasi Pemeliharaan Sarana Prasarana Rumah Sakit, Unit Catatan Medik, Instalasi Kamar Jenazah dan Central Oxygen.

 

 

SEJARAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ENDE

Rumah Sakit Umum Daerah Ende terletak di Jalan Prof. Dr. WZ. Yohanes, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah dan berdiri diatas lahan seluas 40.314 M². Sejarah berdirinya RSU Ende pada tahun 1912 oleh J.H.Hyner, P. Danset, P. Samadara dan Mboro. Keempat orang tersebut sekaligus merupakan tenaga pelayan kesehatan pertama pada Rumah Sakit Umum Ende. Pada tahun 1922 Rumah Sakit Umum Ende mulai dipimpin oleh seorang dokter yaitu dr. Boesman tetapi belum mempunyai tenaga pembantu. Pada tahun 1937 secara resmi dilaksanakan pembangunan fisik Rumah Sakit Umum Ende. Tanggal 8 September 1937 dilakukan peletakan batu pertama oleh dr. W. E. F. Wingkel dan tanggal inilah dianggap sebagai tanggal lahirnya Rumah Sakit Umum Ende.